Zaman sekarang sepertinya sudah bukan jamannya anak-anak berangkat ke sekolah naik sepeda. Karena ini jamannya anak-anak mau sekolah kalau boleh mengendarai motor sendiri. Kenapa saya katakan demikian? Kita lihatlah lingkungan sekitar kita dimana banyak orang tua yg mengijinkan anaknya yg masih sekolah SD / SMP yg notabene belum memiliki SIM mengendarai kendaraan bermotor. Atau kalau yg high class ya pakainya mobil lah... padahal sudah sangat jelas jika itu melanggar aturan berlalu lintas. Tapi orang tua malah seperti merasa bangga kalau anaknya sudah bisa berangkat sekolah sendiri naik motor.
Padahal kalau kita mau memperhatikan mereka, anak yg sudah di ijinkan naik motor sendiri, bagaimana sih perilakunya saat berkendara di jalan raya? Safety gak? Sebagian besar sih bukannya berkendara dengan aman tapi justru sengaja buat keren-kerenan trus mereka balapan (trek-trekan) tuh...
Nah ini nih yg saya maksut "apakah mental orang tuanya sehat?"
Ini akan jadi seperti buah simalakama yg jika dimakan ayah mati, kalau tidak dimakan ibu yg mati. Kenapa begitu? Gini nih guys... saat anak di ijinkan naik motor sendiri dan mereka hanya ingin berlagak keren kemudian balapan di jalan raya dan sampai terjadi hal yg tidak di inginkan seperti kecelakaan bukankah anda seperti mencelakai anak anda sendiri? Kemudian jika tidak di ijinkan naik motor sendiri malah anak gak mau sekolah. Nah loo... trus gimana donk? Serba salah kan?
Disini peran dan sikap orang tua akan sangat di uji. Jika anda memang sudah benar-benar siap menjadi orang tua pastinya anda sudah mempertimbangkan segala hal terburuk yg akan terjadi nantinya. Nah disini orang tua harusnya bisa bersikap lebih tegas kepada anak. Tunjukkan jika anda adalah orang tua yg bisa di segani oleh anak dan bukannya malah kalah dengan ngambeknya anak lalu mengijinkan segala keinginan anak tadi. Karena sekali anak anda beri ijin untuk melakukan tindakan serupa maka di kemudian hari ia akan kembali meminta hal yg lain lagi dengan cara serupa karena yakin anda tidak akan bisa menolaknya.
Nah jika sudah seperti itu jangan pernah ya menyalahkan jika anak anda jadi anak yg tidak mau mendengarkan perkataan anda atau bahkan berani melawan kehendak anda.
Coba deh kita ingat pola didik atau pola asuh orang tua kita dahulu dimana mereka bisa tegas pada anak dan tidak ada anak yg berani melawan orang tuanya
Ingat juga di era 90an bahwa anak itu berangkat sekolah ya naik sepeda dan kenyataannya mereka juga tumbuh besar menjadi anda sekarang kan?
Jadi gak usah pakai alasan aneh-aneh seperti "kasian nanti anak ketinggalan jaman" atau " kalau anak bisa naik motor kan orang tua gak usah repot nganterin anak sekolah" itu sih alasan buat kemalasan anda yg lebih peduli pada dunia anda sendiri dan tidak memperhatikan perkembangan anak anda.
Apalagi kalau sampai bilang "anak saya gak mau/malu kalau di antar sekolah" itu sih cuma masalah pola asuh anda. Bagaimana anda mendidik anak. Apakah anda mendidik anak sebagai anak yg belajar bersyukur atau justru sombong dengan kondisinya... mereka malu karena anda membesar-besarkan cerita tentang kehidupannya/ kehidupan anda pada orang lain karena itu anak jadi mengikuti perilaku anda tadi untuk gak mau terlihat biasa di hadapan orang dan cenderung menjadi anak yg suka sok pamer.
Ingat ya bapak ibu...tugas utama orang tua adalah MENDIDIK ANAK bukan hanya sekedar MEMBERI UANG. Mereka butuh kehadiran anda, perhatian dan kasih sayang anda.
Ini hanya sekedar opini dari saya karena merasa miris dengan sikap orang tua di jaman sekarang tanpa bermaksut menyinggung atau pun melecehkan. Mari kita jadika ini sebagai sarana introspeksi diri agar kita bisa menjadi lebih baik
Salam hormat untuk seluruh orang tua di Indonesia
posted from Bloggeroid
Tidak ada komentar:
Posting Komentar